Orang Rela Antre 2 Jam di Cafe Demi Salt Bread, Dubai Chewy, dan Butter Tteok. Kamu Pasti Penasaran Kenapa
- BlissFoodPackaging
- Jun 12
- 2 min read
Kalau kamu sering scrolling TikTok atau Instagram belakangan ini, pasti sudah nggak asing lagi sama tiga nama ini. Salt bread, Dubai chewy, dan butter tteok. Tiga kudapan yang kelihatannya biasa saja, tapi nyatanya mampu bikin orang rela berdiri antre panjang di depan cafe bahkan sebelum pintu dibuka. Bukan sekali dua kali, tapi hampir setiap hari. Tren bakery di Indonesia memang bergerak sangat cepat karena produk yang awalnya hanya muncul di beberapa konten TikTok atau Instagram Reels bisa berubah menjadi menu yang dicari ribuan hingga ratusan ribu kali dalam waktu singkat. Tapi kenapa tiga yang ini bertahan lebih lama dari yang lain?
Jawabannya ada di masing-masing karakternya yang unik dan susah ditiru. Salt bread hadir dengan kombinasi rasa gurih, tekstur lembut di dalam, dan kulit luar yang renyah yang membuat siapa pun sulit berhenti di gigitan pertama. Sementara Dubai chewy datang dengan gaya yang lebih dramatis, terbuat dari lelehan marshmallow berbalut cokelat yang diisi dengan pasta pistachio dipadukan dengan crunchy kunafa, menciptakan pengalaman makan yang susah dilupakan. Dan butter tteok? Dessert Korea yang terbuat dari tepung beras ketan, susu, dan mentega ini lebih mirip perpaduan antara butter cake dan mochi, dengan tekstur chewy yang nggak ada duanya. Ketiganya menawarkan sesuatu yang berbeda tapi punya satu kesamaan, yaitu pengalaman yang bikin orang langsung pengen foto dan langsung pengen cerita ke teman.
Dubai chewy menjadi keyword dengan pencarian tertinggi, mencapai 135.000 pencarian pada April 2026, jauh di atas produk bakery viral lainnya. Tapi bukan berarti salt bread dan butter tteok kalah. Keduanya punya basis penggemar yang loyal dan terus bertumbuh. Butter tteok kini sudah bisa ditemukan di bakery populer Jakarta seperti Daribu, Mongsim Bakery, dan Chullos Bakery dengan harga mulai Rp16.000 per buah hingga Rp150.000 per box. Dan salt bread? Di banyak tempat, salt bread berkembang jadi satu lini rasa, satu display khusus, bahkan jadi alasan orang datang dan antre. Ketiganya bukan sekadar makanan, mereka sudah jadi bagian dari gaya hidup dan identitas konsumen muda Indonesia.
Nah kalau kamu punya bisnis cafe atau bakery dan belum punya salah satu dari tiga menu ini, mungkin sudah saatnya mulai dipikirin serius. Brand bakery yang bertahan di 2026 adalah yang berhasil membangun identitas kuat yaitu nama yang mudah diingat, kemasan Instagrammable, dan konsistensi rasa yang menghasilkan engagement tinggi. Bliss hadir untuk bantu bisnis kamu tampil sepremium produk yang kamu jual. Dari baking paper supaya hasil pangganganmu nggak lengket, cling wrap untuk menjaga kesegaran produk, aluminium foil supaya matangnya lebih merata, sampai food packaging yang bisa dikustom dengan logo cafe kamu. Karena produk yang dirawat dengan baik dari dapur sampai ke tangan pelanggan selalu punya peluang viral yang jauh lebih besar. Dan Bliss ada di setiap langkah itu.






Comments