top of page
Search

Strategi Kopi Nako Bertahan di Tengah Persaingan Coffee Shop Indonesia

  • BlissFoodPackaging
  • Jun 18
  • 2 min read

Industri coffee shop Indonesia sekarang termasuk salah satu yang paling ramai persaingannya. Hampir setiap bulan ada brand baru yang muncul, tapi di waktu yang sama, nggak sedikit juga yang pelan-pelan menghilang dari peta. Di tengah situasi seperti ini, ada satu nama yang menarik banget untuk dilihat lebih dalam, yaitu Kopi Nako. Gimana ya caranya brand ini terus berkembang dan nambah cabang, sementara banyak bisnis coffee shop lain justru kesulitan buat sekadar bertahan?

Awal Mula Kopi Nako dari Modal Terbatas

Strategi Kopi Nako Bertahan di Tengah Persaingan Coffee Shop Indonesia
Tambah cabang terus berkat konsep outlet yang kuat dan mudah dikenali.

Kalau kita tengok dari awal mulanya, Kopi Nako sebenarnya mulai dari skala yang kecil banget, lho. Founder-nya, JB Khrisna Susanto, pernah cerita kalau bisnis ini berangkat dari modal yang terbatas, bahkan sering disebut mulai dari angka yang sangat kecil. Dari titik kecil itu, Kopi Nako tumbuh jadi salah satu brand kopi lokal yang sekarang punya puluhan cabang di berbagai kota, di bawah Kanma Group. Yang bikin ceritanya makin menarik, ini bukan soal modal besar yang menang, tapi lebih ke strategi coffee shop yang jelas dan eksekusi yang konsisten sejak awal.

Kenapa Kopi Nako Cepat Dikenal Konsumen

Salah satu hal yang bikin Kopi Nako cepat dikenal itu sebenarnya simpel tapi kuat, dan ini juga jadi bagian penting dari branding coffee shop mereka. Bangunan kaca yang gampang diingat, tempatnya instagramable tanpa terasa dibuat-buat, harga yang masih masuk akal untuk banyak kalangan, dan bisa jadi tempat nongkrong, kerja, sampai event komunitas. Jadi mereka nggak cuma jual kopi aja, tapi jual tempat, pengalaman, dan kebiasaan sehari-hari. Dan itulah yang bikin orang mau balik lagi, bukan cuma datang sekali lalu lupa.

Pelajaran Branding untuk Bisnis Coffee Shop

Dari sini kita bisa lihat satu hal yang sering banget dilupain di dunia F&B, terutama soal packaging coffee shop. Kadang yang bikin brand menang bukan hal besar, tapi justru detail kecil yang konsisten diulang terus-terusan. Mulai dari experience, ambience, sampai hal sederhana seperti cara produk disajikan. Bahkan sesederhana kemasan coffee shop pun ikut berpengaruh ke persepsi orang terhadap brand kamu.

Strategi Kopi Nako Bertahan di Tengah Persaingan Coffee Shop Indonesia
Bukan sekadar kopi, pengalaman pelanggan jadi salah satu rahasianya.

Banyak yang fokusnya cuma ke menu dan tempat, padahal touchpoint kecil kayak packaging itu juga bagian dari kesan pertama. Beberapa brand mulai main di area ini, misalnya pakai custom paper tray dari Bliss biar tampilannya lebih clean dan konsisten sama identitas brand mereka. Kelihatannya sederhana, tapi efeknya ke look and feel ternyata cukup kerasa, apalagi kalau pelanggan kamu sering foto atau share produknya di media sosial. Jadi intinya, cerita Kopi Nako ini bukan berarti kamu harus bikin coffee shop yang sama persis. Tapi lebih ke, kalau mau bertahan di pasar yang makin ramai, harus ada satu hal yang bikin orang ingat kamu tanpa perlu kamu jelasin panjang lebar. Dan kadang, hal itu bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana seperti packaging coffee shop yang kamu pegang setiap hari.

 
 
 

Comments


  • Instagram
  • Facebook
  • Whatsapp
  • Linkedin
  • TikTok
Managed by :
PT. Bahagia Indo Persada
bottom of page